Rabu, 10 April 2013

Crude Palm Oil

Bisnis Crude Palm oil (CPO) di indonesia

Crude palm oil (CPO) di indonesia saat ini harganya sangat terpuruk di banding tahun yang lalu , banyak permasalahan yang mengakibatkan hal tersebut diantaranya pembatasan lahan kelapa sawit baru , pengenaan bea keluar dan kebijakan lainnya yang semakin menambah ongkos produksi makin tinggi , sementara harga jual crude palm oil (CPO) cenderung menurun.

Para pelaku industri sawit mengatakan pengenaan Bea keluar untuk Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya telah membawa dampak negatif bagi pengembangan industri Crude Palm Oil (CPO ) secara keseluruhan. Biaya ekonomi pengenaan Bea keluar jauh lebih besar dibandingkan dengan manfaat yang diperoleh sehingga ekonomi dirugikan secara keseluruhan.

Aturan Bea Keluar ini juga menambah beban dan menimbulkan high cost economy. Kenyataan menunjukkan, Bea Keluar tidak berdampak mengurangi pungutan di berbagai daerah. Justru sebaliknya, Bea Keluar mendorong pemerintah daerah menetapkan berbagai pungutan terhadap Crude Palm Oil (CPO) , karena Bea Keluar tidak dapat dikembalikan ke daerah maupun digunakan untuk pengembangan industri Crude Palm oil (CPO) secara keseluruhan.

Indonesia perlu menilai langkah pemerintah Malaysia yang menurunkan bea keluar sampai 8 persen karena sejak permulaan semester II tahun ini tren harga crude palm oil (CPO) terus menurun. Kebijakan itu merupakan proteksi terhadap industri yang dianggap strategis , agar supaya produk crude palm oil ( CPO) di Indonesia dapat lebih memiliki daya saing ditengah kondisi krisis dunia.

Perkembangan industri kelapa sawit di Tanah Air masih terganjal permasalahan lahan. Pembukaan lahan baru saat ini jauh lebih lambat dari roadmap yang dicanangkan pemerintah.

Jika merujuk roadmap pengembangan industri sawit nasional yang dicanangkan pemerintah, diharapkan pada 2025, produksi Crude palm Oil (CPO) bisa mencapai 40 juta ton setahun. Namun, lambannya pembukaan lahan baru ini diperkirakan mengancam target tersebut.

Akar permasalahan datang dari pemerintah yang memoratorium pembukaan lahan sawit baru selama dua tahun terakhir. Melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 10 Tahun 2011, pemerintah menunda pemberian izin pembukaan lahan jika industri sawit menggunakan hutan alam primer dan lahan gambut yang berada di hutan konservasi, hutan lindung, dan hutan produksi. Setidaknya sekitar 64,2 juta hektare lahan yang terkena aturan itu.

Bisnis Crude Palm oil (CPO) cv prima desain widya adicipta

Cv prima desain widya adicipta bekerjasama dengan beberapa supplier dan juga pabrik crude palm oil (CPO) baik di sumatra maupun di kalimantan , kami melayani permintaan Crude Palm oil baik dari dalam negeri maupun luar negeri dengan harga yang kompetitif.

Adapun syarat dan ketentuan bisnis crude palm oil (CPO) dari kami sebagai berikut :

  1. Kemampuan supply Crude palm oil (CPO) berdasarkan kontrak , barang rata rata ready stock setiap bulan 10,000 – 20,000 mt dan dapat ditingkatkan berdasarkan permintaan.
  2. Pembayaran diutamakan cash payment (5 : 4 : 1 ) , Pembayaran LC juga bisa diterima
  3. Diutamakan kontrak jangka panjang , minimum 1 tahun
  4. adapun Crude palm oil (CPO) yang kami punya mempunyai spesifikasi sebagai berikut

crude palm oil (CPO)

 

crude palm oil (CPO)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar